Tanampedia

Kategori: Tanaman Toleran Kekeringan

1 spesies ditemukan

Foto tanaman Kamboja
Pemula

Kamboja

Plumeria rubra

Kamboja atau Frangipani (Plumeria spp.) adalah genus tanaman berbunga dalam famili Apocynaceae yang berasal dari daerah tropis dan subtropis Amerika, mulai dari Meksiko selatan hingga Venezuela dan Kepulauan Karibia. Namanya diambil dari Charles Plumier, seorang botanis Prancis abad ke-17 yang pertama kali mendokumentasikan tanaman ini dalam ekspedisinya ke Karibia. Julukan "Frangipani" sendiri berasal dari nama seorang bangsawan Italia abad ke-16, Marquis Frangipani, yang menciptakan parfum dengan aroma bunga yang khas — kemudian aroma tersebut diidentikkan dengan bunga Kamboja. Di Indonesia, tanaman ini populer dengan nama Kamboja atau Jepun (di Bali) dan memiliki asosiasi budaya yang kuat — sering ditemukan di pemakaman, pura, dan tempat suci, terutama di Bali di mana bunga Kamboja digunakan sebagai sarana upacara persembahan (banten). Pohon Kamboja adalah tanaman sukulen berkayu (woody succulent) dengan karakteristik morfologi yang sangat khas: cabang-cabangnya tebal, berdaging, dan mudah patah (brittle) karena jaringan penyimpan air di dalam batangnya. Daun tersusun spiral di ujung cabang, berbentuk lonjong memanjang (oblong-lanceolate) dengan ujung meruncing atau tumpul tergantung spesies, dan memiliki pertulangan daun menyirip yang jelas. Ciri paling ikonik dari Kamboja adalah bunganya yang harum semerbak — terdiri dari 5 kelopak (terkadang lebih pada varietas hibrida) yang tersusun melingkar seperti baling-baling (pinwheel). Warna bunga sangat beragam: putih dengan bagian tengah kuning (paling klasik), merah muda, merah terang, kuning, jingga, ungu, hingga kombinasi multiwarna pada varietas hibrida modern. Aroma bunga Kamboja sangat khas — manis, sedikit fruity, dan intensitasnya meningkat pada malam hari untuk menarik ngengat penyerbuk (hawkmoth/Sphingidae). Tanaman ini telah menyebar luas ke seluruh dunia tropis dan subtropis — termasuk Asia Tenggara, Polinesia, Australia utara, dan Afrika — dan menjadi salah satu tanaman hias ikonik di kawasan tropis. Di Indonesia, Kamboja sangat mudah ditemukan di hampir seluruh wilayah, dari Aceh hingga Papua, terutama di daerah pesisir dan dataran rendah. Keunggulan utama Kamboja adalah toleransinya terhadap kondisi kering, tanah miskin, dan udara asin pesisir — membuatnya ideal untuk taman pesisir dan daerah dengan curah hujan rendah. Tanaman ini juga relatif bebas hama, mudah diperbanyak melalui stek batang, dan tidak memerlukan perawatan intensif. Di Bali, bunga Kamboja telah menjadi simbol budaya dan keindahan yang melekat kuat — ditemukan di hampir setiap pura, hotel, resort, dan vila. Bunga Kamboja juga menjadi sumber inspirasi dalam seni tari, ukiran, dan ornamen arsitektur tradisional Bali. Di luar Indonesia, Kamboja menjadi bunga nasional Nikaragua (Plumeria rubra) dan Laos (Plumeria alba — Champee) serta simbol keabadian dan kehidupan setelah kematian dalam berbagai budaya Polinesia dan Maya.

Tanaman HiasBunga